MODEL-MODEL PEMBELAJARAN BERBICARA


Pembelajaran merupakan pembelajaran keterampilan berbahasa yang yang memerlukan waktu yang lama, apalagi jika tagihan keterampilan akan dinilai secara personal. Pembelajaran menjadi membosankan dan kadang guru "menganggap pembelajaran keterampilan berbicara tidak perlu . Oleh sebab itu guru harus mendesain pembelajaran ini menjadi menarik.

a. Listening Team 

Langkah-Langkah:
1) Siswa dibagi dalam kelompok dengan anggota 4-5 orang
2) Jelaskan pada tiap kelompok bahwa mereka mempunyai kewajiban menjelaskan materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru
3) Bagilah kelompok menjadi kelompok penyaji, penjawab, kelompok pro, kelompok kontra, penyimpul. Jelaskan masing-masing tugas kelompok tersebut
4) Tugas penyaji, menyajikan kembali pelajaran yang disampaikan guru. Kelompok ini boleh membuat cacatan ringkas tentang materi yang diberikan guru, meski demikian fokusnya adalah pada aspek menyampaikan materi secara lisan.
5) Tugas kelompok penjawab adalah menjawab pertanyaan kelompok penanya
6) Tugas kelompok kontra adalah mencatat dan mengungkapkan hal-hal yang tidak disetujui
7) Uraian hal-hal yang tidak disetujui dapat dilakukan pada saat diminta menjelaskan
8) Kelompok penyimpul, menyimpulkan hasil yang dibicarakan dan menjelaskan secara lisan kepada semua kelompok

b. Model In The News
1) Siswa dibagi dalam 4 atau 5 kelompok
2) Siswa dalam tiap kelompok diminta membaca 4 atau 5 artikel yang berbeda-beda
3) Sambil membaca siswa diminta menuliskan isi artikel yang dibaca
4) Setelah membaca, siswa diminta untuk menukar artikel yang dibaca dengan teman kelornpok lain
5) Tiap kelompok diminta merangkai ulang pokok-pokok berita atau artikel yang        dibaca dengan bahasa sendiri
6) Kelompok juga menyediakan sanggahan. jika ada uraian kelompok lain yang  tidak sesuai
7) Pokok-pokok sanggahan dijadikan bahan diskusi dalam masing-masing kelompok
8) Semua kelompok harus menyajikan kesimpulan hasil secara lisan

c. Model Siapa dan Apa Sava
Model ini. dapat digunakan untuk keterampilan menyimak. juga dapat digunakan untuk keterampilan berbicara. Langkah-langkah :
1) Bagilah kelompok 2 atau 3 kelompok besar
2) Guru menyiapkan bebera hal terkait dengan tokoh, profesi, peristiwa
3) Tulislah pada selembar kertas tentang tokoh, peristiwa atau profesi yang disiapkan, siswa diminta mengambil gulungan kertas tersebut
4) Setelah mendapat gulungan keras, mintalah salah sate anggota Tim untuk berperan sesuai dengan isi gulungan kertas yang diperoleh.
5) Peserta yang mernerankah tokoh dalam dalam kertas yang digulung menjadi tamu misteri bagi kelompok lain
6) Berilah waktu 5 menit bagi anggota kelompok untuk mengantisipasi dan menjawab pertanyaan dari kelompok yang memerankan tokoh misteri
7) Pilih I kelompok yang akan menjadi tamu bagi tokoh misteri (semua kelompok harus mendapatkan giliran)
8) Mintalah tamu misteri untuk menyebut salah satu identitasnya sesuai dengan gulungan kertas
Lanjutan
1) Sebelum tamu misteri menyebutkan salah satu identitasnya 2 kelompok laindiminta menjadi kelompok panelis untuk mengajukan pertanyaan kepada tamu misteri secara bergiliran. Tamu misteri hanya dapat menjawab dengan jawaban     "Ya. tidak," atau ya, bukan" sampai salah satu dari kelompok panelis dapat menemukan jawabannya
2) Usai menemukan jawaban atas identitas tame misteri. kelompok penelis dapat menyimpulkan dan memperjelas serta menebak identitas tamu misteri. Demikian     seterusnya untuk kelompok lain dan profesi atau tokoh lainnya.


EmoticonEmoticon