APA YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN MENYIMAK SESEORANG?

 

Salah satu hal yang menjadi penentu dalam keterampilan seorang penyimak adalah seberapa luas kosakata yang dia pahami.

Penguasaan setiap kata menjadi faktor penting untuk pemahaman mendalam seorang penyimak.

Ketika berkomunikasi, setiap orang punya emapat jenis kosakata yang bersifat variatif dan fungsional.

Penggambaran dari hal tesebut bisa dilihat dari beberapa contoh kalimat di bawah ini...

Hingga kita berumur sebelas, kosakata yang bersifat fungsional yang kita punyai adalah kosakata dalam hal mendengarkan atau biasa dikenal sebagai listening vocabulary. Penguasaan tersebut diperoleh dari berlangsungnya kehidupan kita setiap hari.

Dua belas tahun ke atas, pemahaman dan jumlah kata yang kita punya berkembang dan biasanya karena kita sering membaca atau biasa disebut reading vocabulary.

Ketika kita telah dewasa, kita mempunyai minimal sekitar dua puluh ribu kata, itupun hasil pilihan kita.
Lalu, bagaimana cara meningkatkan jumlah kata yang kita kuasai?
Menurut Pak, ada beberapa tahap yang bisa kita lakukan.

Satu
Tumbuhkanlah ketertarikan pada banyak kata!
Ketertarikan ini bisa tumbuh ketika kita mengasah kemampuan dalam menganalisis struktur serta konteks penerapannya.

Dua
Mari kita mempelajari arti dari kata-kata yang tidak biasa dari konteksnya.
Sebagai pengetahun, ada dua macam petunjuk kontekstual yang telah dikenal, umum, serta utama, yaitu semantik dan sintaksis.

Nah, adapun faktor tambahan lainnya adalah di bawah ini.
  • kurangnya mengenal vvaliditas dan reliabilitas dalam tes menyimak dalam kajian penelitain
  • kurang rutinnya pengadaan penelitian yang terkonsep dan terkontrol secara ilmiah
  • banyak peneliti yang bisa dikatakan belum terkoordinir
Selain hal yang telah dijelaskan, masih ada hal-hal yang memberikan pengaruh terhadap efektivitas menyimak. Hal-hal itu adalah di bawah ini.
  • dorongan/motivasi
  • umur
  • kemampuan dalam berbicara
  • keterampilan dan pemahaman membaca
  • keterampilan dan kemampuan belajar
  • keterampilan dan pemahaman berbahasa
  • wawasanbudaya
loading...


EmoticonEmoticon